Bacaan: Innaa Rabbaka Huwa a'lamu biman dalla 'an sabeelihee wa Huwa a'lamu bilmuhtadeen
Arti: Sungguh, Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang mendapat petunjuk.
8
فَلَا تُطِعِ الْمُكَذِّبِينَ
Bacaan: Falaa tuti'il mukazzibeen
Arti: Maka janganlah engkau patuhi orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).
9
وَدُّوا لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ
Bacaan: Waddoo law tudhinu fa-yudhinoon
Arti: Mereka menginginkan agar engkau bersikap lunak maka mereka bersikap lunak (pula).
10
وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَّهِينٍ
Bacaan: Wa laa tuti' kulla hallaa fim maheen
Arti: Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah dan suka menghina,
11
هَمَّازٍ مَّشَّاءٍ بِنَمِيمٍ
Bacaan: Hammaazim mash shaaa'im binameem
Arti: suka mencela, yang kian ke mari menyebarkan fitnah,
12
مَّنَّاعٍ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ
Bacaan: Mannaa'il lilkhairi mu'tadin aseem
Arti: yang merintangi segala yang baik, yang melampaui batas dan banyak dosa,
13
عُتُلٍّ بَعْدَ ذَٰلِكَ زَنِيمٍ
Bacaan: 'Utullim ba'da zaalika zaneem
Arti: yang bertabiat kasar, selain itu juga terkenal kejahatannya,
Arti: Sungguh, Kami telah menguji mereka (orang musyrik Mekah) sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah pasti akan memetik (hasil)nya pada pagi hari,
18
وَلَا يَسْتَثْنُونَ
Bacaan: Wa laa yastasnoon
Arti: tetapi mereka tidak menyisihkan (dengan mengucapkan, “Insya Allah”).
Arti: Mudah-mudahan Tuhan memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada yang ini, sungguh, kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.”
Arti: Atau apakah kamu memperoleh (janji-janji yang diperkuat dengan) sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari Kiamat; bahwa kamu dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?
40
سَلْهُمْ أَيُّهُم بِذَٰلِكَ زَعِيمٌ
Bacaan: Salhum ayyuhum bizaa lika za'eem
Arti: Tanyakanlah kepada mereka, “Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap (keputusan yang diambil itu)?”
Bacaan: Khaashi'atan absaaruhum tarhaquhum zillatunw wa qad kaanoo yud'awna ilassujoodi wa hum saalimoon
Arti: pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud pada waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan).
Bacaan: Fazarnee wa many yukazzibu bihaazal hadeesi sanastad rijuhum min haisu laa ya'lamoon
Arti: Maka serahkanlah kepada-Ku (urusannya) dan orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al-Qur'an). Kelak akan Kami hukum mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui,
45
وَأُمْلِي لَهُمْ ۚ إِنَّ كَيْدِي مَتِينٌ
Bacaan: Wa umlee lahum; inna kaidee mateen
Arti: dan Aku memberi tenggang waktu kepada mereka. Sungguh, rencana-Ku sangat teguh.
Bacaan: Fasbir lihkmi rabbika wa laa takun kasaahibil boot; iz naadaa wa huwa makzoom
Arti: Maka bersabarlah engkau (Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah engkau seperti (Yunus) orang yang berada dalam (perut) ikan ketika dia berdoa dengan hati sedih.
Bacaan: Wa iny-yakaadul lazeena kafaroo la-yuzliqoonaka biabsaarihim lammaa saml'uz-Zikra wa yaqooloona innahoo lamajnoon
Arti: Dan sungguh, orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka, ketika mereka mendengar Al-Qur'an dan mereka berkata, “Dia (Muhammad) itu benar-benar orang gila.”
52
وَمَا هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَالَمِينَ
Bacaan: Wa maa huwa illaa zikrul lil'aalameen
Arti: Padahal (Al-Qur'an) itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam.